

Untuk mencapai Bunaken yang didirikan tahun 1991 dan mulai didaftarkan ke UNESCO pada tahun 2005 ini, aku naik kapal tradisional. Selama perjalanan, kami ditawari berbagai cara untuk menikmati keindahan taman laut Bunaken. Alternatif yang ditawarkan adalah snorkling dan diving. Kedua aktifitas ini membutuhkan keberanian dan kemauan untuk belajar. Kedua aktifitas ini pun menuntut kita untuk berbasah ria.
Masih ada satu lagi cara yang mudah yaitu menikmati keindahan bawah laut dengan menumpang “kapal selam” Sub-Sea. Kapal ini menyediakan dinding-dinding kaca untuk bisa menikmati keindahan dan eksotisme dasar laut Bunaken. Biaya yang harus dikeluarkan setiap orangnya sebesar Rp. 325.000,- Tertarik dengan tawaran itu, aku pun mencobanya. Kapan lagi ada kesempatan seperti itu. Dari dalam kapal yang dilengkapi fasilitas AC itu, keindahan bawah laut Bunaken demikian mempesona. Ada dua sisi yang berlapis kaca. Pada sessi pertama, kami menikmati keindahan di sisi kiri kapal. Pada sessi kedua, kami menikmati keindahan dari sisi kanan kapal. Selama 30 menit, kami diajak menikmati setiap relung-relung Bunaken di salah
satu spot diving. Luar biasa.pemandangan pantai bunaken
Bunaken terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya
BalasHapus