Laman

Minggu, 23 Oktober 2016

Losnito-MIS Jawara JRBL Manado Series 2016

Perhelatan Junio Junior Basketball League (JRBL) Manado Series 2016 telah usai. Gegap gempita meriahnya ajang bola basket antarpelajar SMP/sederajat itu, menyisakan sejuta kenangan. Tahun ini, ajang tersebut telah memberikan banyak kejutan dan drama.
SMP Lokon Santo Nikolaus Tomohon (Losnito) dan SMP Manado Independent School (MIS), berhasil membuktikan, mereka adalah tim basket terbaik di ajang ini. Perjalanan Losnito Putra untuk merebut kembali gelar Junio JRBL Manado Series, tak mudah. Karena, harus melewati sejumlah tim-tim kuat. Seperti SMP Prisma, SMP Eben Haezar 2 Manado, SMP Negeri 2 Bitung.
Puncaknya, skuad yang dilatih Roland Lengkong itu berhasil merebut kembali gelar yang sempat lepas tahun lalu dari MIS. “Semua tim di tahun ini kuat. Beruntung tim kami memiliki skill lebih merata. Mental juara para pemain juga terjaga. Ini penting bagi saya. Sebab, sebaik apa pun skill dan performa pemain di lapangan, jika tak diimbangi mental bermain yang baik, justru akan merugikan tim. Tim kami mampu membuktikannya,” beber coach Olan pelatih kawakan Sulut itu.
Berbeda dengan MIS putri yang melalui Junio JRBL Manado Series dengan mulus di babak awal hingga perempat final.
Skuad Rommy Sanda ini, berhasil menang fantastis atas SMP Negeri 2 Bitung dan SMP Negeri 2 Airmadidi.
Namun, MIS putri nyaris kehilangan gelar andai kalah dari SMP Eben Haezar (Benzar) 2 Manado di babak semi final Kamis (20/10). Akan tetapi, berkat kerja sama yang bagus dan ketenangan bermain, Astika Pengemanan cs akhirnya bisa melenggang ke babak final setelah menang dengan skor tipis 49-47.
Keberhasilan tersebut berlanjut di babak final, kontra Benzar 1. Juara bertahan itu tampil dominan sejak kuarter pertama hingga akhir pertandingan dan menang dengan skor 47-30. “Anak-anak tampil konsisten dari awal hingga akhir, sehingga bisa menjaga gelar untuk kedua kalinya,” tutur coach Rommy Sanda.
Keberhasilan MIS di ajang ini makin lengkap, setelah tim dance MIS berhasil mempertahankan gelar mereka untuk ketiga kalinya secara beruntun. Keberhasilan tersebut merupakan rekor Junio JRBL Manado Series. “Penampilan mereka luar biasa. Jadi, wajar kalau mereka menjadi juara lagi,” ungkap Gita Rina Handayani Senior Manager DBL Academy yang juri Good Day Good Dance Competition.
Tak sampai di situ, SD MIS juga tampil gemilang di ajang ini. Karena, untuk kedua kalinya tim yang kini ditangani Frangki Tangkilisan berhasil menjadi champion Elementary Exhibition.
Sementara itu, penyelenggaraan Junio JRBL Manado Series 2016 berlangsung spektakuler. Apalagi antusiasme para penonton kian membludak tahun ini. Karena, turnamen Junio JRBL Manado Series memperlihatkan banyak peningkatan. Selain menyuguhkan permainan yang kian atraktif, tim dance dan tim suporter pun tak mau kalah untuk memamerkan kreativitas masing-masing. Bisa dibilang, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan basket, tapi juga adu kreativitas pelajar SMP.
Di sisi suporter, mereka makin kreatif menampilkan yel-yel dan koreografi yang atraktif. Selain itu, penampilan peserta Dance Competition Junio JRBL Manado Series tampak semakin memukau.
“Antusias penonton Junio JRBL di sini (Manado, red) begitu bagus,” puji Gita Rina usai final party Junio JRBL Manado Series 2016. (***)
http://manadopostonline.com/assets/images/news/01_24101632.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar